Harga Tiket Dan Jadwal Show Tari Kecak Uluwatu, Bali

Tari Kecak Uluwatu – Tepat berada di sekitar bibir Samudera Hindia, Tari Kecak Uluwatu menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang berkunjung ke Bali. Pertunjukan kesenian Tari Kecak Uluwatu yang diselenggarakan di kompleks Pura Luhur Uluwatu tersebut memang telah menjadi sebuah pertunjukan kesenian Tari open stage yang paling terkenal di Bali. Bahkan para wisatawan asing pun rela untuk berdesak-desakan natri untuk mendapatkan tiket masuk pada pertunjukan pentas seni Tari Kecak Uluwatu ini.

Pada saat sore menjelang petang, suasana lokasi pentas yang berbentuk setengah lingkaran yang dilaksanakan di atas tebing Pantai Pecatu mulai dipadati oleh para penonton yang ingin menyaksikan acara pentas Tari Kecak Uluwatu yang telah menjadi salah satu tarian khas Bali. Pada saat penota adicara mulai mengumumkan jikan pentas akan segera dimulai, maka dalam seketika segerombolan para penari dengan mengenakan ikat kepala (Udeng dalam bahasa Bali) dan juga sarung (Kamen) dengan motif kotak-kotak mulai memasuki panggung sambil mengangkat kedua tangan sambil meneriakan “Cak Cak Cak” yang dibalas dengan sahutan yang lainnya.

Sesaat sebelum acara pentas pentas seni Tari Kecak Uluwatu dimulai, seorang sesepuh yang mengenakan pakaian serba putih mulai melakukan ritual upacara pembukaan sembari memercikan air suci kepada para pemain atau penari kecak. Setelah itu, gelegar suara teriakan “Cak Cak Cak” kembali disuarakan yang menandakan pentas sudah di mulai. Pada adegan pertama diawal dengan kemunculan dari sepasang penari yang berperan sebagai tokoh utama yang berperan sebagai Rama dan Shinta berjalan menuju ke arah panggung pertunjukan.

Kemudian pada adegan kedua diawali dengan kehadiran tokoh antagonis yang memerankan Rahwana hadir ke acara pentas Tari Kecak Uluwatu, Ramayana sendiri memerankan tokoh jahat yang di dalam ceritanya akan menculik Dewi Shinta, namun usahanya selalu gagal dan akhirnya Ramayana memutuskan menyamar menjadi soso orang tua yang sedang mengalami kehausan dan kemudian meminta air kepada Dewi Shinta.

Tari Kecak Uluwatu

Tari Kecak Uluwatu

Pada babak selanjutnya, para penonton dikagetkan dengan kehadiran sosok berperawakan yang sangat lincah dan berwarna tubuh putih dengan memiliki ekor di belakangnya. Sosok tersebut ialah Hanoman, sosok kera putih yang memiliki kesaktian luar biasa ini hendak membantu Rama untuk menyelamatkan Dewi Shinta. Adegan pun terus digelar dengan kisah cerita yang sangat apik diperankan oleh para pemainnya hingga menjelang senja hari yang membuat suasana semakin syahdu.

Pada saat matahari mulai menyentuh cakrawala dan hari mulai senja, seketika para pemain Tari Kecak Uluwatu dan juga sosok tokoh Hanoman semakin bersemangat dalam memainkan aksi-aksinya di atas panggung. Para penonton pun tidak luput mengeluarkan kamera dan ponsel mereka untuk mengabadikan momen-momen paling istimewa dalam acara pentas Tari Kecak Uluwatu ini.

Sebelum langit mulai benar-benar gelap, adegan dari pentas Tari Kecak Uluwatu yang menjadi akhir cerita ini pun mulai dipertunjukan diatas panggung. Pada adegan terakhirnya ini Hanoman dibakar yang tentunya menjadikan suasana para penonton semakin tegang dan geregetan, namun atas kesaktiannya Hanoman bisa meloloskan diri ancaman maut tersebut. Hanoman pun tampak sangat marah dan langsung menendang-nendang bara api yang digunakan untuk membakar dirinya. . singkat cerita, Hanoman pun berhasil membawa pulang Dewi Shinta bersama dengan Rama.

Pentas Tari Kecak Uluwatu pun ditutup dengan semburan caha api yang dipadukan bersama dengan cahaya sunset yang ada dibelakang panggung pentas semakin menjadikan suasana sangat eksotis dan mampu memanjakan mata para penontonnya. Para penonton pun bersorak sorai sembari bertepuk yangan mengiringi akhir pertunjukan Tari Kecak Uluwatu. Menariknya, para penonton pun diberika waktu untuk berfoto bersama dengan para pemain Tari Kecak Uluwatu dan juga sosok Hanoman yang terkenal sakti mandraguna.

Kecak Dance Uluwatu

Harga Tiket dan Jadwal Show Tari Kecak Uluwatu, Bali Terbaru

Tari kecak ini akan ditampilkan setiap hari pada jam 18.00 – 19.00 waktu indonesia tengah, Untuk anda yang ingin melihat pertunjukan tari kecak ini anda cukup membayar dengan Rp.100.000,-/orang harga ini berlaku pada semua wisatawan yang ingin menonton baik penduduk asing maupun domesik. Tapi jika anda menonton berkelompok akan ada potongan harga menjadi Rp 90.000,- untuk minimal 11 orang dalam kelompok anda. Namun ada satu syarat lagi jika ingin melihat pertunjukan ini, anda harus booking tiket 3 hari sebelum hari pertunjukan.

Itulah ulasan singkat yang dapat kami sampaikan mengenai Tari Kecak Uluwatu, semoga informasi diatas dapat bermanfaat dan sampai jumpa.

Harga Tiket Dan Jadwal Show Tari Kecak Uluwatu, Bali | Wisata123 | 4.5