15 Museum Di Jakarta Terbaik Yang Wajib Dikunjungi

Museum di Jakarta –  Jakarta memiliki banyak destinasi wisata seperti tamaan, wisata kuliner, wahana permainan, selain itu jakarta juga mempunyai banyak museum, mungkin museum  ini bisa menjadi pilihan untuk mengisi liburan anda apalagi bersama keluarga dan anak anda karena disamping untuk berlibur anda juga bisa memberi wawasan dan pembelajaran bagi anak anda supaya tau perjalanan sejarah untuk memperjuangkan Indonesia dan betapa sulitnya untuk memeroleh kemerdekaan Indonesia. Berikut adalah museum yang ada di jakarta yang terbaik dan wajib anda kunnjungi .

15 Museum Di jakarta Terbaik

 

Museum Fatahillah

Musium Fatahillah Jakarta

Museum Fatahillah Adalah salah satu gedung peninggalan penjajahan Belanda, dan muium ini adalah salah satu bukti bangunan bersejarah yang menjadi saksi bisu perjuangan bansa Indonesia melawan penjajah untuk meraih kemerdekaan. Gedung ini dibangun pada tahun 1707 dan diresmikan pada tahun 1710oleh Gubernur jendral Abraham Van Riebeeck. Bangunan ini pada mas itu digunakan sebagai balai kota, sebagai tempat hukuman mati, dan ruangan bawah tanah digunakan sebagai penjara, dan ketika air laut sedang pasang penjara bawah tanah tersebut akan terisi air laut dan merendam pera tawanan yang membuat kondisi para tawanan sungguh menyedikan. Pejuang Indonesia yang pernah ditahan di penjara bawah tanah ini antaranya Pangeran Diponegoro dan Cut Nyak Dien.

Selanjutnya pada tahun 1925-1942 gedung ini digunakan sebagai Kantor Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan setelah itu gedung ini sering bergabnti fungsi, pada tahun 1942-1945 digunakan sebagai kantor pengumpulan logistik Dai Nippon, pada tahun 1952-1968 markas Komando Militer Kota/Kodim 0503 Jakarta Barat. Dam terahir pada tahun 1968 tanggal 30 Maret 1974 diserahkan kepada Pemda DKI Jakarta dan diresmikan sebagai Museum Sejarah Jakarta.

Museum Nasional Indonesia

Museum Nasional Indonesia

Museum Nasional Indonesia adalah sebuah museum yang terletak di Jalan Merdeka barat, Jakarta Pusat dan museum ini merupakan museum pertama dan terbesar di Asia tenggara, Museum ini juga terkenal dengan sebutan museum Gajah karena adanya patung besar berbentuk gajah yang diletakkan tepat di depan museum.

Museum gajah ini mengoleksi benda-benda sejarah yang dikumpulkan dari seluruh wilayah Indonesia, dan menurut data dari museum nasional koleksi museum ini mencapai 140.000 buah koleksi,dimana koleksi yang dimiiki museum nasional antara lain adalah benda benda fosil,tulang manusia, Tulang hewan purba, serta artefak dan alat-alat yang digunakan oleh manusiapada jaman itu. gelas, meriam, lampu hias, gerabah, dan prasasti yang mana menggambarkan kehidupan pada masa kerajaan kuno dan era penjajahan. fosil, peta dunia kuno, kompas kuno, miniatur kapal, aneka budaya milik bangsa Indonesia,  dan masih banyak lagi benda benda laiinya yang tersimpan di Musium Nasional ini.

Museum Wayang

Museum Wayang

Museum Wayang merupakan sebuah bangunan tua yang berada di Jl.Pintu Besar Utara, Kota Tua, Jakarta Barat. Dimana bangunan ini pada awalnya merupakan bangunan yang bernama De Oude Hollandsche kerk yang dibangun pada tahun 1640 yang berfungsi sebagai gereja. pada tahun1732 bangunan ini direnofasi dan berganti nama menjadi De Niewe Hollandse Kerk (Gereja Baru Belanda), kemudian bangunan ini hancur karena gempa bumi. Pada tahun 1975 kemudian di tempat reruntuhan bangunan ini dibangun kembali sebagai Museum Wayang.

Musium Wayang ini memiliki berbagai jenis koleksi wayang yang asli indonesia sepeprti wayang kulit, wayang golek, dan koleksi boneka-boneka yang berasal dari negara Thailand, Malaysia, Vietnam, Prancis, Kamboja. Selain mengoleksi wayang di tempat ini juga mengoleksi berbagai macam gamelan dan lukisan lukisan wayang.Selain itu di Musium ayang ini juga sering diadakan teater pewayangan, workshop tentang pembuatan wayang secara berkala.

Museum Tekstil

Museum Tekstil

Museum Tekstil Merupakan museum yang digunakan untuk menyimpan koleksi kain tekstil tradisional yang berasaal dari seluruh penjuru Indonesia.
Bangunan ini awalnya adalah milik orang Prancis pada abad 19 dibeli oelh orang Turki pada saat itu dan pada tahun 1947 bangunan ini dimiliki oleh Lie Lion Pin yang kemudian bangunan ini dijadikanya sebagai lembaga untuk orang tua yang berada dibawah naungan Departemen pemerintah Republik Indoesia. Kemudian pada tahun 192 bangunan ini diakuki oleh Departemen sosial dan diserahkan kepada pemerintah Republik Indonesia, dan pada tahun 1976 bangunan ini dibuat untuk museum tekstil untuk melastarikan tradisi tekstil indonesia oleh Gubernur Ali Sadikin.

Museum ini memiliki koleksi tekstil mencapai 1.000 buah, Koleksi-koleksi yang dimiliki oleh museum ini merupakan koleksi tekstil tradisional Indonesia, di museum ini juga ada bendera keraton Cirebon yang merupaka koleksi pilihan karena memiliki usia yang paling tua dari tahun 1776 masehi, dan berbahan dari kapas berupa batik tulis yang berhias kaligrafi Arab yang konon pada saat itu bendera ini digunakan untuk syiar Islam. selain memarkan koleksi tekstil museum ini memiliki yaman yang berukuran 2,000 meter yang dipenuhi oleh pohon pohon yang dapat digunakan sebagai bahan baku pewarna alam, dan di museum tekstil ini juga ada khursus membatik dan yang dilaksanakan pada hari hari buka museum.

Museum Seni Rupa dan Keramik

Museum Seni Rupa dan Keramik

Museum Seni Rupa dan Keramik merupakan bangunan yang sudah berdiri sejak tahun 1870, yang awalnya bangunan ini dibangun dan digunakan untuk Dewan Kehakiman pada Benteng Batavia, dan pada tahun 1944 bangunan ini beralih fungsi dan digunakan oleh tentara KNIL selanjutnya digunakan TNI, pada tahun 1973-1976 digunakan sebagai Kantor Wali Kota Jakarta Barat,dan pernah digunakan sebagai Kantor Dinas Museum dan Sejarah.Pada tahun 1990 bangunan ini digunakan sebagai Museum Seni Rupa dan Keramik.

Museum Seni Rupa dan Keramik ini memiliki koleksi Seni Rupa sekitar 500 karya seni rupa seperti, patung, totem kayu, grafis, sketsa, dan batik lukis, dimana karya karya ini diambil dari seniman senman asli indnnesia. Untuk Koleksi Koleksi keramik yang ada di museum ini memiliki berbagai jenis keramik yang terdiri dari keramik lokal dan ada juga keramik dari yang berasal dari luar negeri.Selain keramik modern keramik dimuseum ini ada koleksi keramik dari Majapahit yang diperkirakan dibuat pada abad ke 14

Museum Bahari

museum bahari

Museum Bahari merupakan museum yang menyimpan koleksi benda benda sejarah kelautan. Museum ini berada di Jl. Pasar ikan No.1 Sunda Kelapa, Jakarta Barat. Bangunan ini dibangun secara bertahap pada tahun 1652-1759 yang mempunyai tiga lantai yang dibangun oleh Belanda dan Sebelum menjadi museum fungsi bangunan ini adalah sebagai Gudang penyimpanan rempah rempah yang dimiliki oleh VOC. Dan ketika Indonesia diduduki oleh Jepang Gedung ini dipakai sebagai tempat penyimpanan logistiktentara jepang.Setelah Indonesia merdeka kemudian pada tahun 1977 bangunan ini diresmikan sebagai Museum Bahari.

Musium ini menyimpan koleksi benda benda sejarah kelautan sepertialat naviasi, jangkar, teropong, mercusuar, meriam dan perahu perahu Tradisional hingga kapal peninggalan zaman VOC, selain mengoleksi perahu bersejarah museum ini juga mengoleksi miniatur-miniatur kapal modern.

Museum Taman Prasasti

Museum Taman Prasasti

Museum Taman Prasasti ini berada di Jl. Tanah Abang No.1, Jakarta. museum ini menyimpan banyakpatung patung dan karya seni peninggalan pada zaman Belanda.Museum ini pada masa itu adalah kompleks kuburan Belanda Kerkhof Laan, yang kemudian dikenal sebagai kuburan kebon jahe kober. Pada tahun 1975 kuburan ini ditutup karena kuburan ini sudah penuh. karena kuburan ini memiliki koleksi patung, Prasasti, nisan Tugu pada tahun 1977 Gubernur DKI Jakarta menjadikan kuburan ini sebagai Museum.

Museum Kebangkitan Nasional

Museum Kebangkitan Nasional

Museum Kebangkitan Nasional merupakan museum yang mengoleksi benda benda peninggalan bersejarah indonesia, Bangunan ini dibuat pada tahun 1899 pada masa pemerintahan Hindia Belanda dan diesmikan pada tahun 1902 dan digunakan sebagai sekolah kedokteran bagi pelajar pribumi yang berasal dari berbagai wilayah yang ada di Indonesia sampai tahun 1920 sekolah kedokteran dipindahkan, dan limah tahun gedung ini digunakan sebagai Mulo sekolah setar SMP, dan AMs sekolah setara SMA dan Sekolah Asisten Kedokteran.

Pada masa pemerintahan Jepang tahun 1942 sampai 1945 gedung ini digunakan sebagai tempat penampungan tentara Belanda sebagai tawanan perang. Setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945 sampai 1973 gedung ini di tempati masyarakat ambon dan karena gedung ini merupakan bangunan bersejarah pada tahun 1973 masyarakat ambo dipindahkan dengan baik dan gedung ini dilakukan perbaikaan dan berganti nama menjadi Museum kebangkitan nasional yang diresmikan pada tanggal 20 mei 1974 oleh Presden Soeharto.

Museum Purna Bhakti Pertiwi

Museum Purna Bhakti Pertiwi

Museum Purna Bhakti Pertiwi museum in didirikan atas gagasan iu Tien Soeharto sebagai ucapan rasa syukur terhadap uhan YME dan penghargaan atas dukungan warga Indonesia dan mancanegara terhadap Presiden Soeharto. bangunan ini dibangun dengan sangat megah diatas lahan seluas 19,73 hektar, dan diresmikan pada tanggal 23 agustus 1993 oleh Presiden Republik Indonesia Soeharto.
Museum ini memiliki beberapa ruangan, yaitu ruangan urtama yang menggambarkan perjuangan bapak soeharto. Ruangan perjuangan berisi macam macam cinderamata dari Presiden dan kepala pemerintahan yang ada di dunia, Ruangan Khusus berisi mendali yang dimiliki bapak soeharto dan benda seperti keris, belati, pedang , senjata Nias dai sumatra dan Kapak. Dan masih ada sekitar 12 ribu benda yang unik dari seluruh belahan dunia.

Museum Perumusan Naskah Proklamasi

Museum Perumusan Naskah Proklamasi

Museum Perumusan Naskah Proklamasi Museum ini didirikan pada tahun 1920 gedung ini menjadi sangat penting karena di tempat inilah terjadinya peristiwa bersejarah bagi bangsa indonesia yaitu perumusan naskah proklamasi pada tanggal 16-17 Agustus 1945. Dan pada tahun 1984 Mentri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Nugroho Notosusanto, menginstruksikan kepada Direktorat Permuseuman agar merealisasi gedung bersejarah ini menjadi Museum Perumusan Naskah Proklamasi.

Koleksi museum perumusan naskah proklamasi diantaranya, perabot rumah tangga seperti kursi-kursi yang berada saat penyusunan, foto-foto tokoh yang menyusun naskah proklamasi, kaset, mata uang kertas, cap atau stempel, koran, lukisan, buku, poster, patung. Selain koleksi berupa benda yang berkaitan dengan proklamasi Indonesia, museum memiliki koleksi berupa ruang-ruang yang merupakan tempat proses yang melahirkan proklamasi bagi Indonesia.

Museum Sasmita Loka Ahmad Yani

Museum Sasmita Loka Ahmad Yani

Museum Sasmita Loka merupakan salah satu museum yang dahulunya adalah rumah Pahlawan Revolusi Indonesia. Rumah ini tepatnya terletak di Jalan Lembang No. 58 dan jalan Laruharhari No. 65, Museum ini koleksi yang berhubungan dengan mendiang Jendral Ahmad Yani semasa hidupnya.  Museum Ahmad Yani terdiri dari beberapa ruangan. Dari mulai ruang tamu, ruang santai, ruang makan, serta ruang kamar tidur pribadi Ahmad Yani, serta kamar tidur putra-putrinya. museum memamerkkan Foto-foto, piagam, lukisan, souvenir dari para tamu asing Jenderal Yani yang ada di ruang makan, ruang tengah hingga ruang kerja ajudannya.

Gedung Joang ’45

Gedung Joang '45

Museum Joang 45 adalah museum yang menjadi saksi bisu perjuangan bangsa Indonesia untuk merebut kemerdekan dimusium ini penguunjung bisa melihat lukisan tentang peristiwa seputar proklamasi kemerdekaan RI. Terdapat pula beberapa diorama, antara lain yang menggambarkan suasana Gedung Menteng 31 pada masa kemerdekaan dan orasi Soekarno dalam Rapat Besar di Lapangan IKADA pada 19 September 1945. Ada pula arsip dokumentasi berupa foto-foto dan patung dada dari para tokoh pergerakan kemerdekaan.
Museum Gedung Joang 45 juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti ruang pameran tetap dan temporer yang disertai pojok multimedia,bioskop joang 45 dan menayangkan berbagai film yang bertemakan perjuangan dan juga dokumenter, perpustakaan yang berisikan berbagai referensi sejarah, children room yang berisikan aneka ragam games, foto studio, souvenir shop dan juga plaza outdoor untuk berbagai aktivitas teater para anak.

Museum Indonesia

Museum Indonesia

Museum ini dirancang sebagai bagian dari kesatuan kompleks Taman Mini Indonesia Indah. Bertujuan sebagai pusat informasi dan pembelajaran mengenai Kebudayaan Indonesia, sebagai “satu perhentian untuk belajar mengenai Indonesia”. Museum dan keseluruhan komplks TMII dibangun dan kemudian diresmikan pada tahun 1975 atas prakarsa Ibu Tien Suharto.

Gedung utama dan bangunan pendukung lain yang berada di halaman museum menampilkan gaya arsitektur Bali yang dikembangkan dimana secara keseluruhan memperlihatkan wajah budaya Indonesia.banguan ini memiliki tiga lantai dan setiap lantai memiliki tema yang berbeda beda Lantai 1 bertemakan Bhinneka Tunggal Ika menampilkan keanekaragaman dan kekayaan budaya bangsa Indonesia, Lantai II berjudul Manusia dan Lingkungan. Memperagakan koleksi-koleksi yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, Lantai III berjudul Seni dan Kriya. Di sini dipamerkan benda-benda seni hasil karya bangsa Indonesia

Museum Ah Nasution

Museum ah nasution

Museum Abdul Haris Nasution Museum ini semula adalah kediaman pribadi dari Pak Nasution yang ditempati bersama dengan keluarganya. Museum Nasional Jenderal Besar Dr. A.H. Nasution diresmikan pada 3 Desember, 2008. Di tempat ini pulalah pada tanggal 1 Oktober, 1965 telah terjadi peristiwa dramatis yang hampir merenggut nyawa Jenderal Besar DR. Abdul Haris Nasution. Pasukan Tjakrabirawa G-30S/PKI berupaya menculik dan membunuh dia, namun hal ini gagal dilakukan. Dalam peristiwa tersebut, putri kedua dia, Ade Irma Suryani Nasution dan ajudannya, Kapten Anumerta Pierre Andreas Tendean gugur.

Museum Fauna Indonesia

Museum Fauna Indonesia

Museum Fauna Indonesia Komodo mempunyai bentuk bangunan yang berpola binatang komodo, mengingat komodo merupakan salah satu satwa khas Indonesia yang dapat memberikan kesan monumental dan karakteristik pada ujud bangunan itu sendiri.Museum Fauna Indonesia ini meiliki dua lantai yang dimana lantai satu bisa melihat mamalia seperti beruang, harimau, dan gajah. Lalu ada beragam kupu-kupu dari seluruh Indonesia yang disimpan di dalam vitrin-vitrin. Ada pula kaki seribu, kala jengking, keong, kepiting, kerang, dan berbagai jenis laba-laba. Lantai dua ada beberapa jenis burung yang telah diawetkan yang ditata sesuai habitatnya.

Sedangkan Taman Reptilia, menghadirkan koleksi reptilia hidup yang terletak di sekitar gedung. Pengunjung dapat mengenali satu persatu satwa unik tersebut mulai dari komodo, biawak, kadal, ular berkaki, ular sanca, king kobra, penyu, kura-kura leher ular, kura-kura buaya, kodok, buaya, iguana.

Demikian informasi yang dapat saya berikan mengenai museum di Jakarta, semoga informasi ini bisa berguna bagi anda, terimakasih sudah membaca.

Kata Kunci Masuk:

  • tiket masuk museum sri baduga
15 Museum Di Jakarta Terbaik Yang Wajib Dikunjungi | Wisata123 | 4.5